Kisahnya Begitu Inspiratif, Kakek 96 Tahun Ini Khatam 130 Kali Pakai Alquran yang Lusuh

Diposting pada
Loading...

Tak banyak aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh seorang warga lanjut usia (lansia) berumur 96 tahun asal Negeri Sembilan, Malaysia ini. Untuk mengisi waktu luangnya, dia membaca Alquran hingga ratusan kali khatam.

Adalah Abu Bakar Ismail, dia tanpa rasa lelah terus membaca kitab suci yang berisi firman Tuhan itu. Selama hidupnya, dia sudah 130 kali menyelesaikan bacaan Alquran.

Kisah itu dibagikan oleh Mantan Menteri Agama Malaysia Zulkifli Mohamad Al-Bakri melalui unggahan di akun Facebooknya beberapa waktu lalu.

Zulkfili mengatakan bahwa kakek Abu Bakar Ismail itu membaca Alquran dengan kondisi kitab yang sudah lusuh termakan usia.

“Saya terkejut ketika saya tahu warga lansia ini sudah khatam 130 kali menggunakan Alquran lusuh,” ujar Zulkifli dilansir Harian Metro, Selasa (5/10/2021).

Zulkifli pun mendatangi kediaman Abu Bakar di kompleks perumahan Taman Semarak di kota Nilai untuk memberikan bantuan berupa makanan dan uang tunai.

Sebenarnya, anak dan menantu Abu Bakar sudah memintanya untuk mengganti Alquran lusuh itu dengan yang baru. Namun Abu Bakar menolaknya karena dia sangat sayang dengan Alquran lama itu.

“Abu Bakar menolak permintaan itu karena dia sayang dengan Alquran lama itu. Alquran itu menjadi saksi istiqamah beliau yang khatam Alquran sebanyak 130 kali sepanjang hidupnya,” ujar Zulkifli.

Abu Bakar tinggal bersama putri bungsunya, Roslina (51) sejak pensiun dari pekerjaannya sebagai pekerja bangunan dan sepeninggalan sang istri, Hamidah Ali, sejak 13 tahun lalu.

Sejak mengalami sakit, Abu Bakar mengalami kesulitan berjalan dan hanya bisa melakukan aktivitas membaca Alquran setelah salat fardu.
Roslina mengakui sang ayah jadi rajin membaca Alquran sejak pensiun. Sementara, Alquran yang lusuh itu sudah digunakan sang ayah sejak menikah dengan ibunya.

“Saya rasa Alquran itu mempunya kenangan yang tidak bisa dilupakannya bersama almarhum ibu. Oleh karena itu ayah masih terus membaca dan menyimpannya walaupun sudah lusuh,” ungkap Roslina.

sumber:indozone

Loading...